Wilayah A memiliki potensi pariwisata bahari yang luar biasa, namun aksesibilitasnya masih terbatas dan masyarakat lokal belum sepenuhnya terlibat dalam pengelolaan pariwisata. Wilayah B memiliki sumber daya tambang melimpah, namun pengelolaan limbahnya belum standar dan sering menimbulkan konflik dengan masyarakat. Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan strategi pembangunan berkelanjutan yang ideal untuk kedua wilayah tersebut?