Pemerintah memiliki anggaran terbatas untuk program konservasi hutan. Ada tiga wilayah hutan yang berpotensi untuk dikonservasi, masing-masing dengan karakteristik: Wilayah X: keanekaragaman hayati tinggi, namun akses sulit dan ancaman deforestasi rendah. Wilayah Y: keanekaragaman hayati sedang, akses mudah, dan ancaman deforestasi sangat tinggi. Wilayah Z: keanekaragaman hayati rendah, akses mudah, dan ancaman deforestasi sedang. Berdasarkan prioritas konservasi yang paling efektif dan efisien, wilayah manakah yang sebaiknya diprioritaskan untuk program konservasi?