Negara Gamma, produsen minyak terbesar di dunia, mengalami penurunan harga minyak global secara drastis dan berkelanjutan. Kondisi ini menyebabkan pendapatan ekspor negara tersebut anjlok, defisit anggaran pemerintah membesar, dan terjadi perlambatan ekonomi yang signifikan. Untuk mengatasi defisit anggaran dan menstabilkan perekonomian, pemerintah Negara Gamma memutuskan untuk melakukan diversifikasi ekonomi secara besar-besaran, mengurangi ketergantungan pada minyak, dan mengembangkan sektor manufaktur serta jasa. Strategi ini dapat digambarkan sebagai upaya untuk...