Krisis lingkungan global semakin memburuk, ditandai dengan perubahan iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Sebagai umat Buddha, bagaimana seharusnya kita menerjemahkan prinsip-prinsip Dharma, khususnya Metta (Cinta Kasih) dan Karuna (Welas Asih), ke dalam tindakan nyata untuk mengatasi masalah lingkungan ini?