Melalui praktik Samatha, individu mengembangkan konsentrasi dan ketenangan batin yang memungkinkan mereka mengamati emosi tanpa reaksi berlebihan, dan melalui Vipassana, mereka memahami sifat Anicca (ketidakkekalan), Dukkha (penderitaan), dan Anatta (tanpa diri) dari emosi, sehingga memutus rantai kemelekatan dan respons otomatis terhadapnya.