Seorang individu yang sangat rajin melakukan praktik Dhamma dan berbuat baik, tiba-tiba dihadapkan pada cobaan berat seperti kehilangan pekerjaan dan masalah kesehatan. Ia mulai merasa ragu apakah "pemberkahan" itu benar-benar ada. Sebagai seorang Buddhis, bagaimana ia seharusnya memahami situasi ini dari sudut pandang ajaran tentang pemberkahan?