Seorang petani di daerah pegunungan menghadapi masalah dengan benih tanaman lokalnya yang sulit berkecambah meskipun telah disiram secara teratur. Ia mencoba berbagai perlakuan: merendam benih dalam air dingin selama beberapa hari, mengikis kulit benih yang keras, dan memberikan hormon giberelin. Benih hanya berkecambah setelah kulitnya dikikis atau diberi giberelin. Namun, benih dari spesies tanaman lain di dataran rendah yang ia tanam, berkecambah dengan mudah hanya dengan penyiraman. Dari skenario ini, manakah simpulan yang paling tepat mengenai dormansi benih dan strategi pemecahannya?