Sebuah spesies tanaman air yang hidup di danau memiliki daun yang terendam air (submerse) dan daun yang mengapung di permukaan air (emergence). Daun submerse memiliki kutikula yang sangat tipis, stomata yang sedikit, dan jaringan aerenkim yang berkembang baik. Sebaliknya, daun emergence memiliki kutikula tebal, banyak stomata di permukaan atas, dan tangkai daun yang kokoh. Manakah analisis yang paling tepat mengenai adaptasi morfologi dan anatomi daun pada spesies ini?