Bandingkan dua umpasa Batak berikut: 1. "Tubuan laklak simarateate, tubuan singkoru simarudut-udut." (Tumbuh laklak yang berhati, tumbuh singkoru yang bersambung-sambung.) 2. "Pinasa bakkulan, hotang ma dirikku. Sai tubuan anak dohot boru, jala hot do di jolo patik dohot uhum." (Nangka berbuah lebat, rotanlah diriku. Semoga beranak laki-laki dan perempuan, dan tetap di depan hukum dan aturan.) Meskipun keduanya adalah doa untuk keturunan, perbedaan mendasar dalam penekanan filosofis umpasa pertama dan kedua adalah...