Struktur naratif siklis merefleksikan pandangan hidup Batak yang percaya pada siklus kehidupan, karma, atau pelajaran yang berulang. Ini memungkinkan penonton untuk merenungkan bahwa permasalahan hidup seringkali berulang dalam bentuk berbeda dan bahwa kearifan leluhur tetap relevan sebagai panduan, memperdalam pemahaman akan filosofi hidup yang abadi.