Bab 3: Filosofi Dalihan Na Tolu
LATIHAN
• 1/5
No. 1
Lapor
Dalam konteks Dalihan Na Tolu, hubungan antara hula-hula, dongan tubu, dan boru seringkali diibaratkan seperti tungku berkaki tiga. Apa implikasi paling mendasar dari metafora ini terhadap stabilitas dan fungsi sosial masyarakat Batak?
A
Menunjukkan bahwa salah satu kaki lebih penting dari yang lain dalam menjaga keseimbangan.
B
Melambangkan bahwa masyarakat Batak sangat hierarkis dan kaku dalam strukturnya.
C
Menggambarkan bahwa ketiga unsur tersebut memiliki peran yang setara dan saling menopang, sehingga ketiadaan atau kelemahan salah satu akan meruntuhkan keseluruhan sistem.
D
Mengindikasikan bahwa setiap elemen Dalihan Na Tolu memiliki fungsi yang terpisah dan tidak saling bergantung.
E
Menganjurkan bahwa Batak harus selalu hidup berkelompok dan tidak bisa hidup mandiri.
Sebelumnya
Selanjutnya