Nilai "Hasangapon" (kehormatan) adalah pilar penting dalam adat Batak. Namun, di era modern, seringkali terjadi pesta adat besar-besaran yang memakan biaya fantastis, bahkan sampai berutang, demi menunjukkan hasangapon. Evaluasilah apakah praktik semacam ini masih sejalan dengan esensi hasangapon dalam hukum adat Batak atau justru telah bergeser maknanya?