Seorang penyair muda Bali mencoba menulis puisi modern dengan tetap mempertahankan unsur-unsur estetik geguritan, seperti penggunaan purwakanthi (asonansi/aliterasi) dan diksi-diksi khas Bali. Namun, ia juga ingin karyanya relevan dengan isu-isu kontemporer seperti perubahan iklim dan kesetaraan gender. Tantangan terbesar yang mungkin dihadapi penyair tersebut adalah...