Jika sebuah naskah drama menyertakan petunjuk panggung yang sangat detail dan preskriptif, seperti 'Tokoh A harus berjalan tiga langkah ke depan, berhenti, menoleh ke kiri dengan tatapan ragu, lalu mengucapkan dialognya dengan nada berbisik sambil memegang erat liontin di lehernya,' apa dampak potensialnya terhadap kebebasan interpretasi sutradara dan aktor?