Dalam konteks masyarakat majemuk, toleransi adalah kunci untuk menjaga integrasi sosial. Namun, toleransi saja tidak cukup. Diperlukan upaya aktif untuk mengakui dan menghargai perbedaan, serta membangun hubungan yang setara antar kelompok. Konsep ini dikenal sebagai pluralisme. Mengapa pluralisme dianggap lebih efektif daripada sekadar toleransi dalam membangun integrasi sosial yang kuat?