Dalam sebuah pertunjukan musik kontemporer, seorang komposer menggunakan instrumen gamelan yang dimainkan dengan teknik non-tradisional, seperti menggesek bilah gamelan dengan busur biola atau memukulnya dengan stik drum. Selain itu, ia juga mengintegrasikan suara-suara alam yang direkam dan diproses secara digital. Apa implikasi paling signifikan dari pendekatan komposer tersebut terhadap identitas musik tradisi yang digunakan?