Dalam sebuah pameran seni rupa virtual yang diakses melalui platform daring, pengunjung dapat berinteraksi dengan karya seni melalui kacamata VR, menjelajahi galeri 3D, dan bahkan memanipulasi beberapa elemen karya secara digital. Inovasi ini secara fundamental mengubah pengalaman kritik seni. Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan dampak inovasi ini terhadap praktik kritik seni rupa?