Untuk membangun rangkaian multivibrator astabil (penghasil pulsa) dengan frekuensi dan duty cycle yang dapat diatur, seorang insinyur memiliki dua pilihan: merakitnya menggunakan komponen diskrit (transistor, resistor, kapasitor) atau menggunakan IC timer 555. Jika prioritas utamanya adalah kesederhanaan perancangan, keandalan, dan ukuran kompak, pilihan mana yang lebih unggul dan mengapa?