Seorang guru Bahasa Madura meminta muridnya untuk menyusun teks narasi pendek tentang perjuangan pahlawan lokal menggunakan ragam bahasa kromo alos. Murid tersebut kemudian menyerahkan teks yang sebagian besar menggunakan ragam ngoko dan kromo madyo. Evaluasi manakah yang paling tepat terhadap hasil kerja murid tersebut?