Ini menunjukkan bahwa nilai 'bhâbhu', 'ghurhu', 'râtèh', 'pèttèh' menuntut seorang pemimpin tidak hanya sabar, tetapi juga berani menegakkan keadilan ketika pilar 'râtèh' (pemerintah) gagal melindungi 'bhâbhu' (rakyat) dan 'pèttèh' (agama/nilai moral).