Seorang mahasiswa Kristen melihat temannya yang berprestasi tinggi mengalami tekanan akademik dan mulai menunjukkan tanda-tanda depresi. Bagaimana seharusnya mahasiswa Kristen tersebut bertindak sesuai dengan ajaran Kristus tentang menjadi garam dan terang dunia, tanpa menghakimi atau memaksakan keyakinan?