Sekolah Kristen "Terang Dunia" berlokasi di lingkungan yang multikultural dan mayoritas non-Kristen. Untuk membangun kerukunan, sekolah ini secara aktif mempromosikan dialog antaragama dan kegiatan sosial bersama komunitas lokal. Bagaimana pendekatan ini mencerminkan mandat Injil dan nilai-nilai Kristen terkait relasi sosial?