Dalam sebuah keluarga, seorang anak memutuskan untuk merantau ke kota lain demi mengejar karir yang lebih baik, meskipun orang tuanya sangat berharap ia tetap tinggal dan melanjutkan usaha keluarga. Anak tersebut berargumen bahwa ia ingin mengembangkan potensi dirinya sepenuhnya. Bagaimana ajaran Bakti (Xiao) dapat menjadi jembatan untuk menyelesaikan konflik ini dengan bijaksana?