Peran 'guru' atau 'pendidik' dalam Konfusianisme sangat sentral. Lebih dari sekadar mentransfer pengetahuan, seorang guru diharapkan menjadi teladan moral. Mengapa peran teladan ('Shen Jiao') ini dianggap lebih penting daripada sekadar pengajaran verbal ('Yan Jiao') dalam membentuk karakter siswa menurut ajaran Konfusianius?