Di sebuah negara berkembang, sebuah perusahaan multinasional beroperasi dengan standar upah minimum yang sangat rendah dan jam kerja yang panjang, berargumen bahwa mereka memberikan lapangan pekerjaan yang sangat dibutuhkan. Namun, kondisi ini menyebabkan para pekerja sulit memenuhi kebutuhan dasar dan tidak memiliki waktu untuk keluarga. Berdasarkan ajaran Gereja Katolik mengenai martabat manusia dan keadilan sosial, bagaimana sebaiknya umat beriman mengevaluasi praktik perusahaan tersebut?