Pemerintah suatu negara menerapkan kebijakan ekonomi yang berfokus pada pertumbuhan PDB yang tinggi melalui investasi besar-besaran pada industri ekstraktif, meskipun hal itu mengakibatkan kerusakan lingkungan yang parah dan penggusuran masyarakat adat. Pemerintah berargumen bahwa pertumbuhan ekonomi adalah prioritas utama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jika Anda adalah seorang penasihat yang berpegang pada Ajaran Sosial Gereja, bagaimana Anda akan mengevaluasi kebijakan tersebut berdasarkan prinsip kebaikan bersama?