Sebuah Ordo Religius baru ingin didirikan dengan karisma yang sangat spesifik untuk melayani kelompok masyarakat yang terpinggirkan di suatu negara berkembang. Siapa yang memiliki wewenang akhir untuk menyetujui pendirian Ordo Religius baru ini dan bagaimana proses ini mencerminkan struktur hierarkis Gereja?