Seorang pembicara sesorah selalu menjaga kontak mata dengan berbagai bagian audiens, menggunakan gestur tangan yang terukur untuk menekankan poin-poin penting, dan menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai dengan isi pidatonya. Evaluasilah dampak perilaku non-verbal pembicara tersebut terhadap efektivitas sesorahnya.