Penelitian bioteknologi modern telah memungkinkan rekayasa genetika pada organisme hidup, termasuk potensi pada manusia. Teknologi ini menjanjikan solusi untuk penyakit genetik, namun juga menimbulkan kekhawatiran etis terkait batas-batas intervensi manusia terhadap ciptaan Allah. Dalam konteks ini, bagaimana Islam memberikan panduan etis terhadap pengembangan dan pemanfaatan rekayasa genetika?