PTS Semester 1

LATIHAN1/10
No. 1

Kakek tua itu selalu duduk di beranda, menatap kebun yang kini tak lagi ia garap. Dulu, setiap pagi, tangannya tak pernah absen menyentuh tanah, merawat setiap tunas dengan kasih. Kini, anak cucunya sibuk dengan gawai, terasing dari lumpur dan aroma tanah basah. Ia hanya bisa tersenyum getir, menyadari bahwa warisan yang paling berharga, yakni hubungan dengan alam, mungkin akan pupus bersama usianya. Pesan moral tersirat yang paling kuat dalam kutipan cerpen di atas adalah...