Seorang pemimpin perusahaan dihadapkan pada keputusan sulit. Untuk meningkatkan profitabilitas dan efisiensi, ia berencana memberhentikan sejumlah karyawan yang telah lama bekerja, meskipun perusahaan masih dalam kondisi stabil dan memiliki alternatif lain. Ia beralasan bahwa keputusan ini demi kelangsungan perusahaan jangka panjang. Bagaimana Anda mengevaluasi keputusan ini berdasarkan prinsip-prinsip Yama dan Niyama Brata dalam Astanga Yoga, khususnya Satya (kejujuran), Ahiṃsā (tanpa kekerasan), dan Aparigraha (tidak serakah)?