Setelah Perang Kurukshetra yang menghancurkan, Raja Yudhishthira melaksanakan Ashwamedha Yadnya. Yadnya ini, yang secara tradisional bertujuan untuk menegaskan kedaulatan dan kekuatan kerajaan, dalam konteks pasca-perang Pandawa, memiliki makna yang lebih mendalam. Analisis bagaimana Ashwamedha Yadnya ini berfungsi sebagai tindakan simbolis untuk pemurnian spiritual dan rekonsiliasi pasca-perang.