Manawa Dharmasastra seringkali dikritik karena pandangannya terhadap peran wanita yang dianggap subordinat. Namun, beberapa penafsir modern berpendapat bahwa ajaran tersebut lebih menekankan pada perlindungan dan penghormatan terhadap peran wanita dalam keluarga dan masyarakat, bukan pengekangan. Berdasarkan pemahaman ini, apa esensi perlindungan terhadap wanita yang dimaksudkan oleh Manawa Dharmasastra?