Di banyak belahan dunia, konflik masih sering diselesaikan melalui kekerasan dan peperangan, yang menimbulkan penderitaan besar. Jika prinsip Ahiṁsā (tanpa kekerasan) dalam Buddhisme ingin diterapkan sebagai fondasi resolusi konflik global, pendekatan manakah yang paling mencerminkan esensi ajaran tersebut?