Beberapa filosof berpendapat bahwa jika seseorang benar-benar ingin bebas dari penderitaan, ia harus keluar dari siklus Saṁsāra secepatnya. Namun, Bodhisattva secara sadar memilih untuk tetap berada di Saṁsāra, meskipun ia memiliki kemampuan untuk mencapai Nirwana pribadi.