Jika 'self-love' dan 'self-affirmation' didasarkan pada penguatan ego dan keinginan untuk mempertahankan 'diri' yang ilusional, hal itu dapat memperkuat Samudaya (tanha) dan menghasilkan dukkha. Namun, jika dipahami sebagai pengembangan welas asih universal yang dimulai dari diri, itu bisa sejalan dengan Magga.