Adat Batak memiliki banyak ritual dan upacara yang membutuhkan biaya besar dan waktu yang panjang, seperti Pesta Adat Saur Matua (upacara kematian bagi orang tua yang sudah memiliki cucu). Di tengah tuntutan hidup modern yang serba cepat dan mahal, banyak keluarga Batak mengalami kesulitan dalam melaksanakan adat ini secara penuh. Solusi adaptif apa yang paling mungkin diterima oleh masyarakat adat Batak untuk tetap melestarikan esensi Pesta Adat Saur Matua tanpa membebani finansial secara berlebihan?