Kesusastraan Bali mengalami pergeseran signifikan dari masa Purwa ke masa Anyar, terutama dalam hal tema dan gaya penulisan. Jika Kakawin Ramayana merefleksikan nilai-nilai keagamaan dan kepahlawanan yang agung, bagaimana puisi Bali Anyar cenderung merepresentasikan realitas sosial dan eksistensial manusia Bali kontemporer?