Dalam sebuah Puisi Bali Anyar, penyair menulis tentang 'suara gamelan sane sampun ririh' (suara gamelan yang sudah tua/mahir) namun kini 'kasarengin swara mesin pabrik' (disertai suara mesin pabrik). Jika puisi ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran, pesan apa yang paling kuat ingin disampaikan oleh penyair kepada pembaca?