Sastra Bali Purwa seringkali memiliki fungsi didaktis yang kuat, yaitu sebagai media untuk menyampaikan ajaran moral, etika, dan filsafat. Namun, di era modern yang serba cepat dan penuh hiburan digital, bagaimana kita dapat merumuskan strategi paling efektif agar nilai-nilai didaktis dari sastra Bali Purwa tetap relevan dan menarik bagi generasi muda?