Dalam sebuah novel Sunda, tokoh utama bernama Mang Udin diceritakan sebagai seorang petani yang sangat mencintai tanahnya. Suatu ketika, ada tawaran menggiurkan dari investor untuk membeli lahan pertaniannya demi pembangunan resor mewah. Mang Udin bimbang, di satu sisi ia membutuhkan uang untuk pengobatan istrinya yang sakit keras, namun di sisi lain ia tidak ingin tanah warisan leluhurnya jatuh ke tangan orang lain dan khawatir akan nasib para buruh tani. Konflik batin Mang Udin ini paling tepat menggambarkan...