Bab 3: Aksara Sunda

LATIHAN1/5
No. 1

Dalam Aksara Sunda, perbedaan antara bunyi 'e' pepet (seperti pada 'peupeuh') dan 'é' taling (seperti pada 'béas') sangat krusial. Jika Anda melihat dua penulisan Aksara Sunda yang sekilas mirip: (1) aksara dasar 'pa' dengan rarangkén 'pamepet', dan (2) aksara dasar 'pa' dengan rarangkén 'paneuleung'. Apa implikasi perbedaan penulisan ini terhadap makna atau pengucapan kata yang mungkin terbentuk?