Seorang anak yang tumbuh besar di lingkungan perkotaan padat penduduk seringkali berinteraksi dengan beragam kelompok teman sebaya dari latar belakang etnis, agama, dan sosial ekonomi yang berbeda. Bagaimana pengaruh kelompok teman sebaya yang heterogen ini terhadap proses sosialisasi anak dalam pembentukan identitasnya?