Sebuah negara menghadapi dua ancaman non-militer secara simultan: penyelundupan narkoba skala besar yang merusak generasi muda, dan kampanye hitam politik yang merajalela menjelang pemilihan umum, mengancam legitimasi proses demokrasi. Jika sumber daya penanganan terbatas, ancaman mana yang seharusnya diprioritaskan penanganannya dan mengapa?