Dalam sebuah desa, ada seorang pemuda yang selalu berbicara besar tentang kekayaannya, padahal kenyataannya ia hidup pas-pasan dan sering berhutang. Ia ingin terlihat terpandang, namun tindakannya justru membuatnya sulit dipercaya. Parèbhâsan Madura manakah yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi pemuda tersebut?