Puisi Madura seringkali mengandung pesan tersirat yang mendalam. Jika sebuah puisi secara implisit mengkritik orang-orang yang hanya 'ngèlangè ghâbây è bâbâ' (menghindari pekerjaan di bawah) tetapi 'ngèlangè è ètassè' (mencari tempat di atas), fenomena sosial apakah yang paling mungkin menjadi sasaran kritik penyair?