Daniel adalah seorang remaja Kristen yang sangat bersemangat melayani di gereja. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya sepulang sekolah dan akhir pekan untuk berbagai kegiatan gerejawi, seperti latihan paduan suara, pengurus komisi remaja, dan kunjungan. Namun, nilai-nilai pelajarannya menurun drastis, dan ia sering melalaikan tugas rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya. Bagaimana Anda mengevaluasi kedewasaan rohani Daniel berdasarkan situasinya?