Selama pengembaraannya, Nabi Kongzi dan murid-muridnya seringkali menghadapi bahaya, kelaparan, dan penolakan dari penguasa yang tidak mau mendengar nasihatnya. Meskipun demikian, ia tidak pernah menyerah pada misinya. Apa yang dapat kita pelajari dari ketahanan (resilience) Nabi Kongzi dalam menghadapi kesulitan dan penolakan tersebut?