Seorang politisi selalu mengucapkan janji-janji manis saat kampanye, dan terlihat sangat meyakinkan publik. Namun, setelah terpilih, banyak janji-janji tersebut tidak ditepati atau diwujudkan. Bagaimana kita mengevaluasi 'Xin' (Dapat Dipercaya/Setia) politisi ini dari perspektif Konfusianisme dalam konteks pembinaan diri?