Perjanjian Baru menyatakan bahwa Hukum Taurat dalam Perjanjian Lama adalah 'penuntun menuju Kristus' (Galatia 3:24). Bagaimana pernyataan ini merefleksikan hubungan antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, terutama dalam hal pemenuhan rencana keselamatan Allah?