Duryudana, pemimpin Kurawa, secara konsisten menolak semua upaya damai yang ditawarkan, termasuk tawaran Krisna yang sangat moderat, sebelum pecahnya perang Baratayuda. Penolakan ini menjadi titik balik yang tidak bisa dihindari menuju konflik besar. Analisislah motif paling dominan yang mendorong Duryudana untuk menolak semua tawaran damai tersebut, meskipun ia menyadari konsekuensi yang mengerikan?