Keyakinan terhadap keberadaan malaikat Raqib dan Atid seharusnya menumbuhkan kesadaran mendalam pada setiap Muslim. Jika seseorang merasa aman untuk berbuat maksiat di tempat yang tidak terlihat oleh manusia, bagaimana konsep malaikat pencatat amal dapat menjadi koreksi fundamental terhadap pemikiran tersebut?